Madu Gemuk Anak dan Penambah Nafsu Makan Anak

Madu Gemuk Anak dan Penambah Nafsu Makan Anak

 

madu gemuk anak

 

Madu Gemuk Anak

Madu gemuk anak cocok untuk anak yang masih saja kurus meski sudah makan banyak dan terpenuhi segala asupan gizinya. Orang tua akan senang apabila anak dapat tumbuh dan berkembang secara normal. Anak berbadan sehat, kuat dan setiap bulan bobotnya bertambah suatu kebanggaan tersendiri bagi orang tua. Namun, bisa saja terjadi anak lahap makan tapi bobotnya tidak bertambah. Hal ini pasti membuat orang tua khawatir. Semua itu ada penyebab dan solusinya.  Madu gemuk anak ini bisa menjadi jawabannya, di sini kami akan membahasnya.

6 Penyebab Anak Masih Saja Kurus

  1. Genetik

Penyebab yang pertama adalah faktor genetik. Mungkin orang tua sudah memberikan makanan banyak dan sehat untuk anak. Bahkan gizi dan nutrisinya pun sudah terpenuhi. Tapi anak tetap saja kurus dan tidak mau bertambah bobotnya. Apa penyebabnya??? Salah satunya adalah faktor genetik. Coba perhatikan keluarga anda, apakah rata-rata berbadan kurus atau gemuk. Jika berbadan kurus itu berarti memang sudah keturunan dari keluarga.

  1. Anak Suka Memilih-milih Makanan

Penyebab yang kedua ini sudah banyak dialami oleh orang tua. Anak yang seperti ini biasanya susah dan rewel apabila di ajak makan. Mereka pasti lebih memilih makanan yang tertentu saja kecenderungan makanan yang enak, seperti makanan cepat saji.  Mereka akan menolak apabila diberi sayur, buah, dan sebagainnya. Untuk menyiasati itu, bunda bisa membuat masakan dengan lebih kreatif, seperti pizza yang berbahan dasar sayuran.

  1. Kekurangan Kalori

Selanjutnya kebutuhan kalori anak juga harus diperhatikan. Jumlah kalori berpengaruh terhadap kenaikan berat badan anak. Kalori bisa di dapat dari vitamin, karbohidrat, dan lemak. Pemberian kalori juga harus disesuaikan dengan berat badan dan aktivitas anak sehari-hari. Jangan lupa berikan asupan suplemen untuk anak. Contohnya bunda bisa berikan madu antariksa sebagai suplemennya.

  1. Pola Makan Anak Tidak Teratur

Anak yang berpola makan tidak teratur berpengaruh terhadap kenaikan berat badannya. Orang tua harus dapat mengatur jadwal makan anak dengan benar dan baik. Biasakan anak untuk sarapan pagi sebelum jam 9. Karena pada waktu itu kadar gula pada tubuh rendah,sehingga perlu asupan energi yang banyak untuk beraktivitas.

  1. Gangguan Pada Pencernaan

Faktor lain yang mungkin jadi pemicu adalah gangguan pada pencernaannya. Secara medis sering disebut dengan Hipersensitif Saluran Cerna. Keadaan ini membuat fungsi saluran pencernaan tidak optimal. Sehingga makanan yang dikonsumsi anak tidak dapat terserap sepenuhnya secara optimal, sehingga bobotnya susah bertambah.

Biasanya masalah ini sering dialami oleh anak balita. Karena organ pencernaan anak balita belum terlalu matang. Umumnya fungsi pencernaan akan normal seiring bertambahnya usia anak. Akan tetapi apabila tidak dapat berubah hingga anak tumbuh dewasa, lebih baik bunda konsultasikan ke dokter.

  1. Anak Menderita Cacingan

Seringkali terdengar bahwa cacingan membuat anak kurus dan susah gemuk. Hal ini memang benar adanya, cacing bersemayam di dalam perut anak dan mengisap nutrisi makanan yang dikonsumsinya. Sehingga tubuh anak tidak menerima nutrisi apapun mengakibatkan anak berbadan kurus dan susah gemuk.

Anak yang cacingan memiliki ciri-ciri berbadan kurus, perut buncit, apabila BAB terasa gatal, keluar cacing diantara tinja, anak sering batuk dan terlihat lesu. Kebersihan yang menjadi penyebab utama cacingan. Apabila anak bunda menggalami hal tersebut, segeralah konsultasi ke dokter, agar mendapatkan penanganan baik.

Tips Mengatasi Anak Susah Gemuk

Ketika anak masih saja kurus padahal sudah makan banyak, bunda harus segera bertindak untuk mengatasinya. Ada beberapa tips yang bisa bunda terapkan untuk mengatasinya, diantaranya adalah :

  • Pahami Dulu Makna Kurus

Karena tidak semua badan kurus penyakitan atau tidak sehat. Tinggi badan anak juga harus diperhatikan. Gunakan rumus BMI untuk melihat apakah anak memiliki berat badan yang ideal atau tidak.

  • Perhatikan Jumlah Kalori

Perhatikan jumlah kalori yang diberikan pada anak, jangan sampai anak kekurangan kalori. Dengan melihat tabel kalori makanan, bunda bisa memperkirakan kebutuhan kalori untuk anak setiap harinya. Apakah anak kekurangan kalori atau kelebihan kalori.

  • Membiasakan Anak Makan Pelan

Biasakan anak untuk makan perlahan-lahan, kurang lebih 32 kali kunyahan. Jangan biasakan terburu-buru, karena menyebabkan makanan susah dicerna oleh lambung dan akan cenderung dikeluarkan sebagai kotoran.

  • Memenuhi Asupan Gizi Anak

Penuhi asupan gizi seimbang pada anak, seperti karbohidrat, protein, lemak, mineral, serat, dan vitamin.

  • Menyesuaikan Porsi Makan Anak

Sesuaikan porsi makan anak dengan seberapa banyak anak melakukan aktivitas. Apabila anak melakukan banyak aktivas, maka porsi makan anak lebih baik ditambah agar anak memperoleh energi lebih. Begitu juga sebaliknya, apabila anak melakukan sedikit aktivitas lebih baik porsi makannya dikurangi.

  • Mengajak Anak Untuk Berkreasi

Ajak si anak untuk berkreasi akan membuat hatinya gembira. Tanyakan bagaimana kegiatan sehari-harinya. Sehingga anak akan releks dan tidak tertekan. Karena anak yang tertekan biasanya cenderung berbadan kurus.

  • Berikan Suplemen atau Vitamin

Suplemen atau vitamin madu gemuk anak dapat meningkatkan nafsu makan anak dan memperbaiki fungsi pencernaan anak. Akan tetapi lebih baik konsultasikan terlebih dahulu ke dokter sebelum mengkonsumsi suplemen ini.

Kami merekomendasikan madu gemuk anak, madu antariksa untuk anda. Karena madu antariksa memiliki manfaat diantaranya adalah mengingkatkan nafsu makan anak, memperbaiki fungsi pencernaan anak, dan madu penggemuk badan anak tanpa efek samping.

anak gemuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *